Belajar bahasa (2)

Dari dulu sampai sekarang, belajar bahasa Inggris itu ya begitu-begitu saja, masih sama seperti dulu zaman SMP/SMA. Intinya soal tata bahasa. Kalau lupa, ya tinggal cari/beli bukunya, lalu dibaca. Selengkapnya…

Belajar bahasa

Seingat saya, dulu jurusan bahasa sepi peminat. Anak-anak lebih bangga kalau bisa masuk jurusan IPA. Kalau bisa! Kalau nggak, masuk IPS pun tak masalah, asal jangan bahasa. Jurusan bahasa seolah aib. Anak-anak bahasa pun dianggap bodoh. Selengkapnya…

Mendadak Pengusaha

Starting a business doesn’t actually make you an entrepreneur…

Hidup ini kadang aneh. Orang kantoran melihat pengusaha sepertinya enak—bebas pergi ke mana-mana, tidak terikat ritme kerja yang membosankan, punya banyak uang—lalu mendadak latah pindah haluan menjadi pengusaha. Memang banyak yang sukses sih, tapi tak sedikit pula yang gagal. Selengkapnya…

Makhluk Malam

Jangan berburuk sangka. Ini tidaklah seperti yang anda bayangkan. Entah mengapa saya lebih suka dan lancar menulis di tengah malam. Dari dulu selalu begitu. Mungkin karena sepi, dan cuma saya seorang diri. Tidak ada gangguan atau suara-suara bising seperti pagi ini. Selengkapnya…

Yup vs Yep

I just found out that the words yup and yep have a slightly different meaning. Here’s what I’ve learned today. Continue reading “Yup vs Yep”

Gepeng

Salah satu kesalahan kecil yang acap kali tidak disadari oleh awam ketika mengubah ukuran objek/gambar adalah ini: soal proporsi. Sering kali gambar dibesarkan (atau dikecilkan) dengan cara menarik salah satu sisinya (horizontal atau vertikal). Selengkapnya…

Visa Miss V

Saya sedang mengerjakan naskah sebuah buku. Barusan saya mencari di Google, (tulisan) Visa (itu) pakai V besar atau kecil?. Eh.., eh, saya kaget. Yang keluar ternyata Miss V yang lain. Haduuhh… Coba sini saya lihat…