Writing vs Smoking

Writing is like smoking. Once you light it up, you’ll never know how to stop it

Menulis memang ibarat merokok. Sekali disulut, susah untuk berhenti. Ketika sebatang habis, maka berlanjut dengan batang-batang berikutnya.

Menulis pun begitu. Semula memang susah. Tapi begitu sudah mulai menulis, kata-kata itu seolah mengalir begitu saja. Ketika satu tulisan rampung, sering kali disusul tulisan berikutnya. Begitu seterusnya.

PS: saya sedang berusaha menghimpun kembali semangat menulis. Ada rencana besar yang menanti di ujung sana. Nantikan tulisan-tulisan saya berikutnya…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s